Kamis, 27 Agustus 2009

"Upaya Menumbuhkan Kreativitas Anak Melalui Budaya Menulis"


Karya tulis ilmiah karya Sunarti, siswi SMPN 2 Tasikmadu, Kab. Karanganyar dengan judul "Upaya Menumbuhkan Kreativitas Anak Melalui Budaya Menulis" (UMKAMBM-red) berhasil menyabet piala Juara ke-3 Lomba KTI Tingkat propinsi Jawa Tengah serta hadiah berupa uang pembinaan sebesar 2 juta rupiah.
KTI UMKAMBM tersebut mampu menyisihkan lebih dari 200 karya yang masuk ke panitia Lomba KTI Tingkat propinsi Jawa Tengah. Wawancara putaran final bagi yang karyanya masuk 10 besar diselenggarakan pada 20 Agustus 2009 di Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Jawa Tengah dari jam 09.00 hingga selesai. Dalam kesempatan tersebut terpilih pemenang sbb:
Juara I :(SMPN 1 Sukoharjo)
Juara II :(SMPN 1 Gatak, Sukoharjo)
Juara III : Sunarti (SMPN 2 Tasikmadu, Kab. Karanganyar)

Ungkapan kegembiraan yang mendalam terucap juga dari mulut Sunarti dengan lirih dengan sisa tenaga yang ada (saat itu hari ke-3 setelah divonis dokter mengalami gejala tipus) :((, nadanya lemah... selembut pembawaannya. Sunarti memang anak yang tergolong pendiam tapi "smart". Dalam keseharianya gadis desa dengan penampilan sederhana ini suka menebar senyum meskipun tidak banyak bicara, sehingga banyak teman yang suka padanya :).

Ari Astuti W, S.Pd dan Wiyarsi, S.Pd selaku pembimbing KTI siswa tesebut mengungkapkan rasa syukurnya yang medalam, meski persiapan memasuki putaran final sangat mendesak dan siswa dalam keadaan terserang tipus, usahanya membuahkan hasil meskipun belum mencapai puncak. Dengan keberhasilan ini semoga dapat memicu semangat pada siswa lain untuk dapat berprestasi di kesempatan mendatang. "Sunarti telah membuktikan bahwa siswa SMPN 2 Tasikmadu mampu berprestasi di tingkat propinsi"





Selasa, 18 Agustus 2009

profile SMPN 2 Tasikmadu


SMP Negeri 2 Tasikmadu terletak di desa Kalijirak, Kec. Tasikmadu, Kab.Karanganyar kurang lebih 7 km dari ibu kota Kab. Karanganyar. Akses menuju sekolah mudah, dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Namun demikian lokasi sekolah ini sangat nyaman untuk belajar, karena terbebas dari keramaian maupun hiruk pikuknya lalu lintas seperti di perkotaan. Udara yang sejuk dan segar, serta pemandangan desa yang alami memberi nuansa tenteram pada setiap penghuninya.

SMP Negeri 2 Tasikmadu dilatarbelakangi oleh kondisi penduduk yang heterogen, namun sangat mengutamakan musyawarah untuk mufakat, serta santun terhadap sesama. Walaupun latar belakang pendidikan orang tua siswa rata-rata masih dibawah Pendidikan SLTA, namun dukungan terhadap kemajuan pendidikan tak perlu diragukan lagi.

Keinginan orang tua untuk memasukkan anaknya di SMP Negeri 2 Tasikmadu sangat tinggi. Sehingga setiap tahun sekolah tidak mampu menampung calon siswa yang mendaftar di SMP Negeri 2 Tasikmadu yang rata – rata 250 – 300. Meskipun pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diterima hanya 200 siswa. Hal ini merupakan suatu bukti bahwa SMP Negeri 2 Tasikmadu mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

Kondisi sosial masyarakat Kecamatan Tasikmadu sangat beragam. Hal ini ditunjukkan dengan beragamnya mata pencaharian masyarakat. Kondisi sosial masyarakat terdiri dari pegawai negeri, wiraswasta, petani, pedagang, tukang dan buruh tani. Keberagaman tingkat ekonomi masyarakat Tasikmadu berpengaruh terhadap keberagaman tingkat sosial masyarakat, sehingga berpengaruh terhadap pembiayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan di SMP Negeri 2 Tasikmadu