Rabu, 09 September 2009

"Biyen Kanca Saiki Mungsuh"

"Dhisik dhewe perkarane saka lemah sing dienggoni simbahku. Trus Yati pengen ngrebut lemah sing dienggoni simbahku, Yati mulih karo nesu-nesu lan ngomong ngucapake sing elek-elek. Atine simbahku kelara-lara nganti simbahku muwun..."

Sepenggal kalimat yang dikutip dari Crito Cekak (Crikak) karya Wihartini, siswa kelas 8C SMP Negeri 2 Tasikmadu yang berhasil menggondol piala Bupati Karanganyar sebagai Juara II Lomba Mengarang Cerita Cekak tingkat SMP se-Kabupaten Karanganyar, yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT RI Ke-64 Tahun 2009 itu diikuti oleh 31 peserta.

"Krungu omongane mbah dhukun mau atine simbah tambah kelara-lara. Nanging ning njero atine simbah “muga-muga sapa sing nyanthet mau ganjaran saka Gusti Allah”, simbah karo mikir. Mbareng ponakane mari genti pakdhene. Pakdhe disanthet mripate nganti wis ditambani apa-apa ora mari-mari, nganti wis digolekne obat saka daerah Jaten, Tawangmangu, Plangsalam nanging ora mari-mari nganti jeleh sing arep ngobati. Terus pakdhe ora nyerah mbareng digawa menyang wong pinter mripate pakdheku mari. Mbareng ditakokne tibakne disanthet Yati, amarga padkhe wis nakokne wong pinter dadi rahasiane Yati diweruhi simbah mulane pakdhe disanthet..."

Nah ... penasaran kan?
ingin tahu cerita selengkapnya ... download naskah lengkap "Biyen Kanca Saiki Mungsuh"



Selasa, 08 September 2009

Kilas Tujuhbelasan





Upacara Peringatan HUT RI ke-64 Tahun 2009 di Lapangan Ngijo, Kec. Tasikmadu

Merdeka ...!

hmm ... bener nggak sih?
ya bener lah masak ya bener dong hihihi ...
Negara Kesatuan Republik Indonesia kita yang tercinta ini sudah merdeka 64 tahun yang loh.
Nah kalau masalah pribadi kita masing-masing sudah merdeka atau belum tentu yang tahu kita sendiri.

Pemotongan Tumpeng Merdeka di SMPN 2 Tasikmadu

Semarak Kemerdekaan RI diperingati dimana mana, mulai di puncak gunung tertinggi di Eropa sampai di tengah samudra, mulai dari Istana Merdeka sampai di gubug derita, mulai dari ibu kota sampai pelosok desa. Bagaimana dengan anda, apakah anda juga merayakannya? ...

Bagaimana "Tujuhbelasan" di sekolah kita ... let's see more ...

Penurunan Bendera di Lapangan Desa Ngijo, Kec. Tasikmadu

Paduan Suara SMP2 Tasikmadu beraksi


numpang nampang guru2 SMP2 Tasikmadu dalam Aubade


Kamis, 27 Agustus 2009

"Upaya Menumbuhkan Kreativitas Anak Melalui Budaya Menulis"


Karya tulis ilmiah karya Sunarti, siswi SMPN 2 Tasikmadu, Kab. Karanganyar dengan judul "Upaya Menumbuhkan Kreativitas Anak Melalui Budaya Menulis" (UMKAMBM-red) berhasil menyabet piala Juara ke-3 Lomba KTI Tingkat propinsi Jawa Tengah serta hadiah berupa uang pembinaan sebesar 2 juta rupiah.
KTI UMKAMBM tersebut mampu menyisihkan lebih dari 200 karya yang masuk ke panitia Lomba KTI Tingkat propinsi Jawa Tengah. Wawancara putaran final bagi yang karyanya masuk 10 besar diselenggarakan pada 20 Agustus 2009 di Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Jawa Tengah dari jam 09.00 hingga selesai. Dalam kesempatan tersebut terpilih pemenang sbb:
Juara I :(SMPN 1 Sukoharjo)
Juara II :(SMPN 1 Gatak, Sukoharjo)
Juara III : Sunarti (SMPN 2 Tasikmadu, Kab. Karanganyar)

Ungkapan kegembiraan yang mendalam terucap juga dari mulut Sunarti dengan lirih dengan sisa tenaga yang ada (saat itu hari ke-3 setelah divonis dokter mengalami gejala tipus) :((, nadanya lemah... selembut pembawaannya. Sunarti memang anak yang tergolong pendiam tapi "smart". Dalam keseharianya gadis desa dengan penampilan sederhana ini suka menebar senyum meskipun tidak banyak bicara, sehingga banyak teman yang suka padanya :).

Ari Astuti W, S.Pd dan Wiyarsi, S.Pd selaku pembimbing KTI siswa tesebut mengungkapkan rasa syukurnya yang medalam, meski persiapan memasuki putaran final sangat mendesak dan siswa dalam keadaan terserang tipus, usahanya membuahkan hasil meskipun belum mencapai puncak. Dengan keberhasilan ini semoga dapat memicu semangat pada siswa lain untuk dapat berprestasi di kesempatan mendatang. "Sunarti telah membuktikan bahwa siswa SMPN 2 Tasikmadu mampu berprestasi di tingkat propinsi"





Selasa, 18 Agustus 2009

profile SMPN 2 Tasikmadu


SMP Negeri 2 Tasikmadu terletak di desa Kalijirak, Kec. Tasikmadu, Kab.Karanganyar kurang lebih 7 km dari ibu kota Kab. Karanganyar. Akses menuju sekolah mudah, dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Namun demikian lokasi sekolah ini sangat nyaman untuk belajar, karena terbebas dari keramaian maupun hiruk pikuknya lalu lintas seperti di perkotaan. Udara yang sejuk dan segar, serta pemandangan desa yang alami memberi nuansa tenteram pada setiap penghuninya.

SMP Negeri 2 Tasikmadu dilatarbelakangi oleh kondisi penduduk yang heterogen, namun sangat mengutamakan musyawarah untuk mufakat, serta santun terhadap sesama. Walaupun latar belakang pendidikan orang tua siswa rata-rata masih dibawah Pendidikan SLTA, namun dukungan terhadap kemajuan pendidikan tak perlu diragukan lagi.

Keinginan orang tua untuk memasukkan anaknya di SMP Negeri 2 Tasikmadu sangat tinggi. Sehingga setiap tahun sekolah tidak mampu menampung calon siswa yang mendaftar di SMP Negeri 2 Tasikmadu yang rata – rata 250 – 300. Meskipun pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diterima hanya 200 siswa. Hal ini merupakan suatu bukti bahwa SMP Negeri 2 Tasikmadu mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

Kondisi sosial masyarakat Kecamatan Tasikmadu sangat beragam. Hal ini ditunjukkan dengan beragamnya mata pencaharian masyarakat. Kondisi sosial masyarakat terdiri dari pegawai negeri, wiraswasta, petani, pedagang, tukang dan buruh tani. Keberagaman tingkat ekonomi masyarakat Tasikmadu berpengaruh terhadap keberagaman tingkat sosial masyarakat, sehingga berpengaruh terhadap pembiayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan di SMP Negeri 2 Tasikmadu